Seputar Larangan Judi di Indonesia : Sebab dan Akibatnya Kenapa Judi Dilarang

Bandarqq – Judi sudah menjadi kebutuhan tersier bagi sebagian masyarakat. Bahkan, sebagian dari mereka tersebut telah menggantungkan seluruh hasil jerih payahnya hanya untuk dipertaruhkan dalam judi bandarqq. Karena lahan yang sangat menjanjikan, para bandar pun mencoba memasuki lingkaran tersebut. Alhasil, terdapat supply and demand yang berkembang karena judi.

Bagaimana tidak? Transaksi dalam judi setiap hari bahkan bisa menyentuh angka triliunan rupiah. Tapi, hal kecil yang perlu Anda sadari adalah seluruh transaksi itu berbentuk tidak resmi, penuh tipu muslihat, bahkan sangat ilegal. Banyak faktor yang bisa Anda ketahui mengenai kenapa judi dilarang.

Kami akan menjelaskan hal-hal berkaitan dengan pelarangan judi. Beberapa alasan yang dapat menghentikan hasrat Anda memasuki dunia hitam tersebut. Banyak orang yang ingin keluar dari sana, tapi sayangnya mereka tidak memiliki kuasa. Begitu kuat pengaruh judi terhadap hidup Anda yang sudah telanjur memasukinya.

Namun, poin-poin kami akan masuk akal apabila Anda mau membuka mata dan pikiran Anda sendiri mengenai kenapa judi dilarang. Semua ini akan sia-sia apabila Anda masih menutup diri dan cenderung menghamba pada “penyangkalan”. Kami mencoba menjelaskan serasional mungkin kepada Anda.

 Keuntungan dari bermain judi

Banyak hal yang bisa menjelaskan kenapa judi dilarang. Banyak pula yang dikatakan oleh penjudi untuk menyangkal seluruh pelarangan tersebut. Tapi, penyangkalan paling utama adalah, “saya bisa dapat untung dari main judi.” Ya sudah, selamat menunggu hal yang sudah pasti sia-sia. Kata siapa Anda bisa dapat untung dari judi? Justru Anda akan rugi besar.

Seputar kenapa judi dilarang, hal paling utama adalah adanya istilah “The house always win”. Dalam judi, seberapa besar kemenangan Anda, pasti Anda akan selalu kalah oleh para bandar. Dalam judi, apapun yang terjadi, para bandar akan mendapat keuntungan.

Dari mana keuntungannya? Tentu dari uang-uang yang sudah Anda setor sebagai deposit. Jangan kira orang yang melakukan deposit hanya segelintir. Anda salah! Selain jumlah penyetor yang banyak, uang yang disetorkan bahkan tidak bisa dihitung besarnya. Bahkan, Anda bisa membeli mobil bekas dari uang deposit yang sudah disetorkan oleh satu orang.

Bukannya saya juga dapat uang ketika menang? Tentu! Anda mendapat uang berkali lipat dari jumlah bet. Tapi apakah uang kemenangan Anda sudah mengganti kekalahan Anda? Coba dipikir lagi. Kami kira jawabannya tidak. Oleh karena itu kenapa judi dilarang.

Jangan kira bandar bodoh. Bandar sudah mengatur sedemikian rupa seluruh permainan judi. Bagaimana cara mereka mendapat keuntungan besar sekaligus cara merekrut banyak anggota/ pengguna. Hanya dengan rumus ini, keuntungan bandar tidak akan bisa dinalar oleh dompet dan rekening Anda.

Kecanduan dalam bermain judi

Semua hal yang dilakukan secara berlebihan tentu saja tidak baik. Kecanduan adalah hal yang paling mengerikan selain kematian. Saat dalam posisi kecanduan, Anda tidak akan mampu lagi berpikir rasional, memilih yang benar, maupun yang salah. Semua Anda anggap sama untuk meneruskan hal candu tersebut. Termasuk judi. Itulah kenapa judi dilarang.

Kecanduan judi bisa terjadi karena banyak sebab. Hal paling utama adalah “penyangkalan” oleh penjudi di kala mereka mendapat kemenangan kali pertama dalam berjudi, di saat sebelumnya, mereka sudah berkali-kali mengalami kekalahan.

Mungkin bagi orang kaya, hal itu tidak menjadi masalah. Saat kalah, mereka tinggal menyetor uang lagi. Kasarnya, mereka sudah menyiapkan tabungan khusus untuk berjudi. Tapi bagaimana dengan orang yang berpenghasilan pas-pasan? Itulah kenapa judi dilarang.

Pasar utama judi adalah menggaet calon pengguna dari latar belakang ekonomi menengah cenderung ke bawah. Hal ini bisa terjadi karena mereka berjudi bukan untuk kesenangan, melainkan untuk kebutuhan. Kebutuhan sandang, pangan, dan papan. 

Padahal, judi dibuat bukan karena alasan demikian. Banyak orang tersebut menggantungkan seluruh hartanya, uang sekolah anaknya, bahkan uang makannya untuk sesuatu yang belum tentu jelas apakah bisa mereka dapatkan atau tidak. Oleh sebab itu kenapa judi dilarang.

Menghilangkan hal yang sudah menjadi candu adalah tantangan sulit. Seakan-akan Anda harus menghilangkan salah satu dari bagian jiwa Anda. Oleh sebab itu kami sangat merekomendasikan Anda tidak terjun sama sekali ke dunia itu. Sayangi uang dan keluarga Anda.

Larangan judi dari tinjauan agama

Kami mencoba tidak menjelaskan menggunakan dalil untuk menjabarkan kenapa judi dilarang. Kami ingin Anda menggunakan logika Anda, karena logika adalah bagian dari agama.

Dari beberapa poin di atas, apakah Anda percaya bahwa judi memiliki lebih banyak kerugian daripada manfaatnya sendiri? Apabila Anda menjawab iya, maka jauh sebelum itu, agama sudah mengatakannya.

Dalam perspektif agama, hal yang lebih banyak menghasilkan kerugian daripada manfaat maka sebaik-baiknya untuk ditinggalkan. Anda sudah dipermainkan oleh bandar. Anda juga sudah dibuat kecanduan. Itulah kenapa judi dilarang.

Kita tidak usah jauh-jauh membahas hubungan judi dan neraka. Itu urusan yang masih diperdebatkan oleh sebagian orang. Yang kami tekankan adalah, hubungan judi dengan kehidupan Anda sendiri. Lebih banyak kerugiannya, bukan?

Padahal, dalam agama, kita sangat dilarang untuk menyakiti diri sendiri, apalagi orang lain. Saat Anda, yang memiliki penghasilan pas-pasan, lalu bermain judi, maka Anda akan menyakiti secara mental keluarga Anda dalam hal keuangan. Hal itu, dan masih banyak lagi alasan agama berkaitan dengan kenapa judi dilarang.

Semua keputusan ada di tangan Anda. Kami hanya mencoba membuka mata dan pikiran Anda mengenai kenapa judi dilarang. Judi hanyalah permainan semata. Tapi saat ada uang bermain di dalamnya, maka kami meyakinkan Anda akan lebih banyak mendapat kerugiannya. Kami sangat menyarankan Anda untuk membuang jauh hal-hal berbau judi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *