Penjelasan Lengkap Larangan Judi Bola di Indonesia


Penjelasan Lengkap Larangan Judi Bola di Indonesia – Perjudian merupakan masalah yang serius di Indonesia, sebab ia memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat, negara, bahkan bagi pemainnya sendiri. Penting untuk memberikan edukasi mengenai larangan bermain judi slot online qqslot kepada masyarakat, terutama yang masih tinggal di daerah pelosok. 

Larangan mengenai bermain judi, baik judi bola atau jenis judi lainnya sudah diterapkan di Indonseia sejak lama. Ini karena judi tidak sesuai dengan adat ketimuran yang ada di Indonesia, yang mana sopan santun menjadi hal yang diutamakan. 

Untuk Anda yang berniat untuk bermain judi karena ia merupakan aktifitas yang menyenangkan, sebaiknya dipikirkan ulang. Berikut adalah penegasan mengapa permainan ini sebaiknya tidak dilakukan, baik Anda memainkannya hanya untuk senang-senang. 

Tentang Perkembangan Judi di Indonesia

Larangan judi bola di Indonesia dimulai sejak awal kemerdekaan, dengan peraturan pemerintah yang ditetapkan oleh Presiden Soekarno. Alasan pelarangan judi saat itu adalah ia merupakan aktifitas yang lebih banyak memberikan efek negative dibandingakan dengan manfaatnya. 

Saat itu, jenis judi yang berkembang adalah perjudian konvensional yang biasa ditemukan di kasino atau rumah judi. Masyarakat juga sering bermain judi ketika berkumpul, inilah yang menyebabkan keresahan terjadi dan aturan mengenai larangan judi ditetapkan. 

Namun tak lama kemudian ketika pemerintahan Soeharto berlangsung, undian yang merupakan salah satu aspek judi dilegalkan oleh pemerintah. Mereka beralasan bahwa hal tersebut bukan judi dan merupakan cara yang tepat untuk menolong bagian seni dan olahraga di Indonesia untuk berkembang. Jakarta sebagai ibu kota negara di Indonesia juga pernah melegalkan judi, dengan hasil pajak yang tinggi pembangunan Jakarta dilakukan. 

Setelah dilakukan protes keras, akhirnya perjudian dilarang oleh pemerintah dan semua hal yang berkaitan dengan undian dihapuskan. Jakarta kembali lagi melarang perjudian sehingga kerusuhan bisa diminmalisir. 

Meski demikian, saat ini perjudian jenis baru muncul dan membuat banyak orang tertarik untuk melakukannya. Judi online ini adalah judi yang mudah diakses, sehingga larangan judi bola di Indonesia dan berbagai jenis judi online lainnya ditetapkan. Diantara aturan mengenai larangan dan ketetapan mengenai perjudian di Indonesia adalah:

  1. Penjudi yang tertangkap bermain judi online ataupun offline akan ditangkap dan dimintai keterangan. Mereka juga akan mendapatkan hukuman berupa denda dengan jumlah tertentu atau dipenjara. 
  2. Pemerintah bekerja sama dengan Kominfo untuk menutup semua situs yang bermuatan negative, sehingga membuat masyarakat tidak memiliki akses di dalamnya. 
  3. Provider di Indonesia menerapkan Internet Sehat yang akan memantau konten-konten negative dan memblokirnya. 
  4. Banyak ormas agama, masyarakat dan media massa yang mengikuti anjuran tersebut dengan melaporkan penjudi yang terlihat di sekitar mereka. 

Dampak Negatif Bermain Judi Bola

Larangan bermain judi bola dan berbagai judi lain sejenisnya tentu memberikan dampak yang buruk. Berikut ini merupakan dampak buruk yang akan Anda dapatkan jika mencoba-coba permainan taruhan yang satu ini, diantaranya adalah:

  1. Ditangkap Pihak Berwajib

Karena larangan judi bola di Indonesia sudah pasti, bahkan terdapat undang-undang yang mengaturnya, maka siapapun yang tertangkap melakukan kegiatan tersebut akan ditangkap. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, para penjudi akan mendapatkan hukuman, baik denda atau penjara atas apa yang telah mereka lakukan. 

 

  1. Dikucilkan Masyarakat

Bermain judi merupakan aktifitas yang dilarang pemerintah, sehingga melakukannya akan membuat Anda dikucilkan oleh masyarakat karena melakukan hal yang tabu. Banyak agama yang juga melarang aktifitas ini, sehingga melakukannya merupakan aktifitas yang menentang berbagai aturan dan adat yang berlaku. 

 

  1. Memiliki Masalah Keuangan

Bermain judi, baik judi bola atau jenis judi yang lain tentunya membutuhkan modal yang cukup. Modal inilah yang akan membuat seseorang memikirkan bagaimana caranya untuk tetap bermain taruhan di tempat judi. Padahal mencari uang bukanlah hal yang mudah, apalagi jika penjudi kemudian memiliki hutang yang harus dibayar, tanpa waktu lama ia akan memiliki masalah keuangan. 

 

  1. Mengalami Gangguan Mental

Larangan judi bola di Indonesia ditetapkan agar masyarakat Indonesia tidak mengalami gangguan mental, misalnya kencanduan dalam bermain judi, masalah emosi yang tidak stabil, hingga bersifat agresif. Sudah banyak fasilitas kesehatan mental yang menampung pecandu judi yang harus direhabilitasi. 

 

  1. Meningkatkan Kemiskinan

Penjudi tentu akan membuat tingkat kemiskinan yang dimiliki suatu negara meningkat, sebab mereka lebih memilih untuk bermain judi daripada bekerja. Jika ini terus berlanjut, maka lowongan pekerjaan akan semakin besar dan banyak orang jatuh miskin. Lagipula permainan judi hanya menguntungkan salah satu pihak saja. 

Manfaat yang Akan Anda Dapatkan Jika Menjauhi Judi 

Apabila Anda menjauhi perbuatan judi, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan. Manfaat yang utama adalah Anda tentu tidak akan terjerumus berbagai aktifitas tercela lain yang berdekatan dengan judi, misalnya minum-minuman keras, berzina ataupun melakukan perbuatan criminal. 

Anda juga bisa hidup bermasyarakat dengan nyaman tanpa adanya gangguan dan keinginan untuk bermain judi. Masalah keuangan yang mungkin akan Anda dapatkan bisa dikurangi, sebab Anda bisa mengisi waktu luang dengan bekerja atau melakukan hal yang bermanfaat. 

Itulah penjelasan lengkap mengenai larangan judi bola di Indonesia dan dampak negatifnya bagi masyarakat dan pemainnya sendiri. Semoga dengan informasi tersebut pengetahuan Anda bertambah untuk tidak bermain judi, serta mendukung setiap aturan dan larangan pemerintah untuk menjauhi aktifitas tersebut. Apabila Anda menemukan tetangga maupun saudara yang kecanduan judi, jangan ragu mengalahkan mereka ke pusat rehabilitasi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *