Pengetahuan Dasar mengenai Larangan Judi Online

Pengetahuan Dasar mengenai Larangan Judi Online – Judi bukan termasuk hal yang baru dikenal di masyarakat. Bahkan judi termasuk kebiasaan manusia pada masa lampau yang masih sering dilakukan sampai saat ini. Perkembangan zaman tidak membuat judi lenyap dari kehidupan manusia. Justru judi semakin berkembang berkat kecanggihan teknologi dan terus diperbarui menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Hal ini semakin menegaskan bahwa judi merupakan permainan yang tak lekang oleh waktu.

Perkembangan judi sekarang dapat dilihat dari banyaknya situs judi online yang bermunculan. Situs judi online ini hadir sebagai jawaban atas keresahan para pemain judi. Seperti yang selama ini sudah menjadi nilai di masyarakat bahwa judi adalah perbuatan terlarang. Sehingga selalu ada upaya dari berbagai pihak untuk memberantas kegiatan ini. Meski terlihat berkurang, nyatanya kegiatan berjudi tetap bisa dengan leluasa dilakukan yaitu dengan memanfaatkan situs judi online. Bahkan tren judi online ini lebih mudah menyebar.

Judi memang selalu menawarkan keuntungan. Begitu juga dengan jenis judi online yang sekarang sedang marak. Judi online bahkan menawarkan banyak kemudahan dan keuntungan yang menggiurkan. Akhirnya banyak orang yang terjerumus dalam perbuatan terlarang itu dan sulit terlepas darinya. Apapun hal menarik yang ditawarkan judi online, tetap saja larangan judi online tidak bisa dibantah. Beberapa hal menjadi dasar atas aturan dilarangnya judi online, mulai dari alasan, efek buruk hingga hukuman bagi pelakunya.

Alasan Dilarangnya Judi Online

Adanya aturan yang melarang aktivitas judi online bukan tanpa maksud. Judi online dianggap sebagai sebuah aktivitas yang membuang waktu. Pemain judi yang melakukan taruhan sama seperti mereka sedang menyia-nyiakan kesempatan. Larangan ini dibuktikan dari banyaknya pemain judi online yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya dengan menatap layar gadget yang menampilkan permainan judi online. Bahkan ada penggemar judi yang sampai tidak bisa melakukan aktivitas lain karena terlalu sibuk bertaruh.

Tidak hanya membuang waktu, judi online juga sama dengan membuang uang. Inilah alasan larangan judi online bandarqq selanjutnya. Berjudi harus selalu dengan modal untuk dijadikan taruhan. Uang modal itu juga sering harus bernilai besar apalagi jika pemain berambisi untuk menang besar. Mempertaruhkan uang di meja judi sama halnya dengan menyia-nyiakan uang. Uang tersebut harusnya bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih berguna bagi kehidupan sendiri maupun orang-orang sekitar.

Waktu dan uang yang dihabiskan untuk bermain judi disebut sia-sia karena judi tidak pernah bisa memberi kepastian. Meskipun banyak situs judi online yang mengklaim bahwa situsnya merupakan tempat terbaik untuk bertaruh, tapi tetap saja mereka tidak bisa menjamin kemenangan sepenuhnya. Judi online dalam bentuk apapun tetap memiliki peluang kalah. Ironisnya, peluang kalah itu justru lebih besar dari peluang menang sebaik dan semahir apapun pemain dalam bertaruh.

Hukuman bagi Pelaku Judi Online

Larangan judi online juga sangat erat kaitannya dengan hukum yang diberlakukan bagi pelanggarnya. Hukum bagi penjudi konvensional maupun online sudah jelas diatur dalam undang-undang. Seperti di Indonesia misalnya, pelaku judi diancam hukuman 6 tahun kurungan penjara dan denda maksimal Rp1 milyar. Sementara negara lain yang juga melarang perjudian pasti memiliki aturan hukuman yang berbeda.

Hukuman bagi pelaku judi berdasarkan aturan negara selalu sejalan dengan hukum judi dari sudut pandang agama. Semua jenis agama memiliki satu hukum yang sama atas aktivitas taruhan ini yaitu larangan keras. Tidak ada agama yang membenarkan perjudian dan taruhan dalam bentuk apapun. Setiap agama juga memiliki ancaman yang jelas bagi para pelaku judi berupa dosa besar yang sangat berat tanggungjawabnya.

Efek Judi Online

Larangan judi online beserta hukum yang menyertainya ditetapkan dengan berbagai alasan. Alasan yang utama tentu saja efek buruk yang bisa ditimbulkan dari aktivitas tersebut. Judi online menghasilkan dampak negatif bagi pelakunya berupa stress. Tekanan pada pikiran yang muncul tersebut biasanya disebabkan oleh kekalahan. Keinginan untuk menang yang terlalu besar tidak terjawab oleh kenyataan yang terjadi hingga kekecewaan tak dapat dihindari.

Stress yang dirasakan pemain judi memang merupakan hal wajar karena begitu banyak uang yang telah dikeluarkan dan semuanya lenyap begitu saja. Terlebih jika jumlah uang taruhan sangat banyak, maka kerugian yang diderita juga pasti banyak. Jika stress terus dibiarkan tanpa ada upaya untuk mengatasinya, maka pemain judi bisa mengalami depresi ringan hingga berat. Depresi berat merupakan akibat yang sangat buruk karena bisa memicu tindak kriminal.

Efek lain yang merupakan dasar dari larangan judi online bisa ditinjau dari sisi kehidupan sosial. Pemain judi selalu identik dengan kebiasaan dan tabiat buruk. Maka hal ini membuat pemain judi tidak diterima di masyarakat. Pemain judi cenderung dikucilkan dan dijauhi karena dianggap bukan orang baik. Meski kebanyakan judi masa kini dilakukan secara online dan tidak terlihat, tetap saja efek buruk ini bisa terjadi.

Masalah lain siap mengancam orang-orang yang tetap memainkan judi. Mereka bisa terkena banyak masalah dengan orang lain. Seperti halnya, masalah utang yang sering dijadikan cara agar tetap bisa bertaruh. Selain itu, pemain judi juga bisa menghadapi masalah dalam keluarga. Kasus seperti kekerasan dan perceraian sering terjadi karena efek dari judi online.

Hal-hal yang mendasari adanya aturan tentang larangan judi online sudah sangat jelas. Tidak ada kebaikan yang bisa dihasilkan dari permainan judi. Semua efeknya dipastikan buruk dan negatif. Karenanya, tidak ada alasan juga untuk terus melakukan aktivitas terlarang tersebut. Waktu dan uang yang dimiliki akan lebih baik digunakan untuk keperluan lain yang keuntungannya lebih terjamin.