5 Hukum Judi Online Menurut Islam

bandarqq – Hukum judi online menurut Islam menyatakan bahwa judi merupakan hal yang harus dihindari. Judi online merupakan permainan berbasis internet yang menggunakan uang atau barang berharga sebagai taruhan untuk mendapatkan keuntungan. Namun cara mendapatkan keuntungan seperti ini akan merugikan pihak lainnya. Kerugian ini membuat segala bentuk perjudian diharamkan. Dalam artikel ini akan dibahas pandangan hukum Islam mengenai perjudian, termasuk judi online.

Judi Menurut Islam

Hukum judi menurut Islam menyebut judi sebagai maysir atau qimar. Alquran menyatakan bahwa maysir dan qimar merupakan sesuatu yang haram. Berikut adalah beberapa hukum Islam mengenai judi.

  1. Judi online sebagai maysir

Kata maysir sendiri berasal dari kata yusr yang artinya mudah. Judi disebut sebagai maysir karena orang yang berjudi dapat mendapatkan keuntungan dengan mudah, dan sebaliknya, juga dapat kehilangan harta dengan sama mudahnya.

Dalam hukum Islam, maysir adalah aktivitas untuk mendapatkan keuntungan dengan uang atau barang berharga untuk taruhannya. Ada beberapa ketentuan agar suatu tindakan disebut sebagai judi. Yang pertama adalah ada dua pihak atau lebih yang bertaruh, dan pihak yang kalah membayar pemenang. Kedua, kemenangan dan kekalahan ditentukan oleh faktor yang tidak diketahui dan tidak dikontrol oleh pihak yang bertaruh.

Walaupun tidak dilakukan secara langsung dan melalui teknologi seperti internet, judi online bandarqq tetap memiliki unsur taruhan dengan uang. Selain itu, judi online ditentukan oleh keberuntungan yang tidak bisa diatur oleh penjudi. Maka, judi online termasuk perbuatan yang dilarang.

  1. Judi online adalah perbuatan setan

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Maidah: 90 bahwa qimar merupakan perbuatan setan. Menurut ayat suci tersebut, judi sama dengan perbuatan-perbuatan haram lain seperti minum khamr, memberikan korban untuk berhala, dan mengundi nasib. Khamr sebagai minuman yang membuat mabuk hingga orang kehilangan akal tentunya diharamkan. Apalagi berkorban untuk berhala dan menduakan Allah SWT.

Qimar yang disandingkan dengan kedua perbuatan tersebut sudah tentu haram hukumnya. Maka, judi online merupakan tindakan setan. Sebagai umat beriman, kita harus menjauhi perbuatan tersebut.

  1. Judi online adalah perbuatan najis

Hukum Islam menyatakan bahwa maysir merupakan sesuatu yang najis. QS. Al-Maidah 5:91 menyatakan bahwa setan menggunakan khamr dan maysir untuk menumbuhkan permusuhan di antara manusia dan menjauhkan kita dari Allah SWT dan ibadah.

Maysir merupakan perbuatan tercela yang dapat merusak seorang pribadi hingga kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Walaupun Alquran dan hadits tidak menjelaskan definisi maysir secara detail, beberapa ulama telah menyatakan bahwa judi online termasuk perbuatan maysir.

Allah SWT berfirman kepada umat-Nya untuk menjauhi perbuatan dosa. Oleh sebab itu, kita harus menjauhi judi.

  1. Judi adalah cara setan mengelabui manusia

Allah SWT berfirman bahwa setan merupakan musuh manusia. Setan mengajak kita melakukan perbuatan dosa yang dapat menjatuhkan kita ke neraka.

Kita sudah mengetahui bahwa segala bentuk judi termasuk judi online merupakan perbuatan setan. Wajib bagi kita untuk menjauhinya. Melalui judi, setan membuat manusia hanya memikirkan uang. Bahkan penjudi rela melakukan segala cara untuk mendapatkan uang untuk berjudi, termasuk berbohong dan mencuri.

  1. Judi membuat orang meninggalkan ibadah

Judi online tidak hanya menjauhkan manusia dari sesamanya dan juga Allah SWT. Orang yang sudah kecanduan judi online akan melalaikan shalat dan ibadah lainnya. Walaupun beribadah, hati orang yang berjudi diliputi perasaan cemas. Sebab, memang judi adalah perbuatan setan untuk menghalangi manusia dari Allah SWT.

Maka dari itu, Allah SWT telah memerintahkan umat beriman untuk meninggalkan judi dalam QS. Al Maidah: 91. Sebab, setan akan menjauhi orang-orang yang ikhlas dan mengikuti semua perintah Allah SWT.

Perintah Menjauhi Judi

Setelah mengetahui Hukum judi menurut Islam, dapat kita simpulkan bahwa judi merupakan perbuatan setan. Judi merupakan ajakan setan untuk menjauhi perintah agama. Hanya hamba Allah yang taat dan beriman yang akan selamat dari pengaruh jahat setan. Karena itu, marilah kita semua selalu menjauhi menghindari perbuatan yang dapat menjauhkan kita dari Allah SWT seperti judi online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *